rsud jepara ditutup
Layanan di RSUD RA Kartini Jepara. (foto : suaramuria.com)

JEPARA, suaramuria.com – Layanan klinik rawat jalan dan instalasi gawat darurat (IGD) RSUD RA Kartini Jepara akan ditutup selama tiga hari, yaitu mulai Senin – Rabu (22-24/6).

Penutupan ini imbas dari banyaknya tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut yang terkonfirmasi positif covid-19.

Direktur RSUD RA KArtini Jepara Dwi Susilowati saat dikonfirmasi wartawan Jum’at (19/6) menyampaikan, manajemen RSUD RA Kartini butuh waktu untuk dekontaminasi ruangan, sehingga dilakukan pembatasan pelayanan.

”Kami bukan menutup sementara, pelayanan masih berjalan tetapi ada pembatasan,” terangnya.

BACA JUGA : Nakes Hadiahi Bocah Kembar Penderita Covid-19 Boneka

Layanan yang masih buka yaitu hemodialisa dan kemoterapi. Layanan ini dipastikan masih berjalan dengan standar alat pelindung diri (APD) level tiga tanpa henti.

Menurutnya, untuk pasien rawat jalan dan IGD, sampai Sabtu (20/6) masih akan dibuka. Selama klinik dan IGD RSUD Jepara ditutup, akan dilakukan dekontaminasi ruangan selama tiga hari mulai Senin(22/6) hingga Rabu (24/6).

Rencananya, Kamis (25/6), layanan tersebut sudah aktif lagi. Adapun rawat inap, RSUD RA Kartini akan menghabiskan pasien yg sampai sekarang masih ada di masing-masing ruangan.

”Nanti juga dilakukan dekontaminasi sehingga belum bisa menambah untuk pasien rawat inap,” terangnya.

Sesuai surat pemberitahuan penutupan pelayanan pasien di RSUD RA Kartini untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), selama masa penutupan tiga hari klinik rawat jalan dan IGD, pasien kronis yang diberi waktu kontrol pada tiga hari tersebut akan dilayani Kamis (25/6) mendatang. (SRM)

Tinggalkan Balasan