perbaikan jalan desa soco
Ketua DPRD Kudus Masan meninjau jalan yang rusak di Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Kamis (28/5). (foto : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Perbaikan jalan Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menurut Ketua DPRD Kudus Masan harusnya mudah. Menurut dia, perbaikan jalan itu bisa segera dilakukan dengan anggaran perawatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Masan yang datang langsung meninjau kerusakan jalan di Desa Soco mengatakan, kerusakan jalan hanya sekitar 300 meter saja.

“Perbaikan jalan Desa Soco yang rusak ini seharusnya bisa tuntas dengan menggunakan anggaran perawatan di Dinas PUPR,” kata Masan kepada suaramuria.com, Kamis (28/5).

BACA JUGA : Warga Desa Soco Sulap Jalan Rusak Jadi Pemancingan

Jika warga menginginkan adanya peningkatan ruas jalan tersebut, lanjut Masan, maka perlu proses pengusulan pada APBD 2021 mendatang.

“Kalau warga ingin ada peningkatan kondisi jalan, ya silahkan diusulkan dalam APBD 2021 mendatang. Dan jika itu memang harapan warga, kami siap untuk memperjuangkannya,” katanya.

Wakil rakyat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menghormati sikap warga yang menggelar aksi tebar lele dan mancing bareng di ruas jalan yang rusak tersebut. Menurut dia, cara itu menjadi bagian cara warga menyampaikan aspirasinya.

Sebagai wakil rakyat, kata Masan, dirinya siap menerima semua aspirasi hingga usulan dari warga. Pihaknya akan segera meminta penjelasan dinas terkait untuk penanganan kerusakan jalan tersebut.

“Warga bisa saja langsung lapor ke saya. Baik bertemu langsung mapun lewat telepon. Saya akan selalu menerima masukan yang ada,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Desa Soco menggelar aksi protes “nyeleneh” di ruas jalan yang rusak, Rabu (27/5). Jalan berlubang yang berubah menjadi kubangan air setelah diguyur hujan deras, oleh warga ditebari ikan lele.

Akses Vital

Warga kemudian memancing bersama di kubangan itu. Anak-anak juga ikut berebut ikan lele yang disebar. Sebagian warga lainnya menenteng poster berisi kekecewaan tak kunjung diperbaik ini ruas jalan itu.

Padahal menurut Teguh Santoso, tokoh pemuda Desa Soco, ruas jalan itu menjadi bagian rencana Pemkab Kudus untuk membuat jalan tembus ke Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog. “Ruas jalan ini menjadi akses vital bagi warga, termasuk untuk mengangkut hasil bumi. Karena kerusakannya cukup parah, banyak warga yang mengalami kecelakaan di sini,” katanya.

Menurut Tegug, aksi protes tersebut dilakukan karena warga sudah jengah karena jalan rusak bertahun-tahun. Keluhan yang disampaikan ke pemerintah desa pun tidak kunjung ada tindaklanjutnya. “Karena itu warga menggelar aksi. Kami berharap Pemkab Kudus segera turun tangan untuk melakukan perbaikan,” katanya. (SRM)

Tinggalkan Balasan