kampung literasi jepara
Pengelola dan aktivis Kampung Literasi Kabupaten Jepara mengikuti pelatihan yang diselenggarakan PP PAUD Dikmas Jateng di Kampung Literasi Dukuh Cabean, Desa/Kecamatan Batealit, Jepara. (foto : suaramuria.com)

JEPARA, suaramuria.com–  Pengelola dan aktivis Kampung Literasi Kabupaten Jepara mendapatkan pembekalan.

Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP-PAUD dan Dikmas) Jawa Tengah berlangsung di Kampung Literasi Dukuh Cabean, Desa/Kecamatan Batealit, Rabu-Jumat (5-7/2/2020).

“Belum semua kabupaten/kota di Jateng memiliki Kampung Literasi. Jepara, meruakan salah satu yang ditunjuk. Daerah yang pengelolaan Kampung Literasinya sudah berkembang bagus, diantaranya Kota Tegal dan Kabupaten Blora,” ujar Kepala PP PAUD dan Dikmas Jateng Djayeng Baskoro didampingi Kepala SKB Jepara Dian Sekar Sariutami pada Pembukaan Kegiatan, di Kampung Literasi Dukuh Cabean, Rabu.

BACA JUGA : SKB Jepara Dorong Pengembangan Kampung Literasi Dukuh Cabe

Kampung Literasi yang sudah berkembang, ujarnya, tidak sekadar mendorong warganya cakap baca tulis, namun juga memiliki kemampuan literasi dasar lainnya, yakni numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan.

“Kampung literasi yang sudah berkembang, mampu mendorong peningkatkan perekonomian warga, melalui berbagai kegiatan, mislanya pariwisata, pertanian, kerajinan, makanan olahan, jasa dan lainnya,” terangnya.

Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara Agus Tri Harjono saat membuka kegiatan mengingatkan pentingnya pendidikan bagi warga.

“Melalui pendidikan, akan terbuka segalanya. Semoga, warga Kampung Literasi tak hanya lulus SD, melainkan juga ada yang melanjutkan pendidikan S2,bahkan S3,” katanya.

Agus optimistis, Kampung Literasi Dukuh Cabean, yang baru diresmikan akhir 2019 lalu, akan terus berkembang. Saat ini, menjadi pilot proyek, dan ke depan diharapkan mendorong tumbuh dan berkembangnya kampung kampung lain di Kabupaten Jepara.

Kegiatan diikuti empat puluh pengelola dan aktivis Kampung Literasi.  Peserta mendapatkan pembekalan dengan nara sumber dari PP PAUD dan Dimas Jateng, dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jepara. (SRM)

Tinggalkan Balasan