- Advertisement -spot_img
26.3 C
Kudus
Sabtu, 22 Januari 2022
BerandaKudusJatah Vaksin Hampir Kedaluwarsa, Bupati Minta Camat Gas Pol Vaksinasi

Jatah Vaksin Hampir Kedaluwarsa, Bupati Minta Camat Gas Pol Vaksinasi

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.comBupati Kudus Hartopo meminta para camat untuk gas pol program vaksinasi terus digencarkan. Pasalnya kuota vaksin yang ada saat ini sebagian akan masuk masa kedaluwarsa Januari 2022.

Upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Kudus disampaikan Hartopo pada rapat terbatas bersama jajarannya, meliputi asisten pemkesra, kepala OPD terkait, dan para camat di Pringgitan Pendopo Kudus, Selasa (4/1).

Hartopo memberikan instruksinya kepada jajaran, utamanya para camat agar selalu berkomunikasi dan berkoordinasi secara intens dengan Kades ataupun Lurah dalam hal percepatan vaksinasi.

BACA JUGA : Vaksinasi untuk Anak Digelar Jika Vaksinasi Lansia Tembus 60 Persen

“Saat ini kita dikejar target dari Provinsi dalam hal percepatan vaksinasi. Mengingat vaksinasi yang akan jatuh masa kedaluwarsanya di bulan Januari 2022,” katanya

Karena itu, kata Hartopo, para camat sebagai supervisor harus secara intens melakukan konsolidasi dengan desa sebagai koordinator supaya sentra atau mobilisasi vaksin yang mau expired semua bisa disuntikkan.

Pihaknya meminta camat dan seluruh jajaran agar terus memacu percepatan vaksinasi hingga tingkat wilayah terkecil.

“Untuk memenuhi target yang ditentukan, camat harus memacu gas dalam mem-breakdown ke tingkat desa hingga tingkat RT/RW sehingga percepatan vaksinasi dapat terpenuhi,” tegasnya.

Dengan adanya target tertentu di setiap desa, pihaknya berharap pembaruan (update) data vaksinasi masyarakat selalu dilakukan.

“Update data sangat penting karena ketercapaian target vaksinasi dimonitor dari data yang telah terinput. Oleh karena itu, diharap data bisa dilakukan pembaruan setiap saat untuk laporan,” pintanya.

Terakhir, Bupati Hartopo juga mengimbau agar vaksinasi yang tersisa dimaksimalkan penyalurannya agar tak ada yang terlewat masa kadaluarsanya.

“Jangan sampai ada dosis vaksin yang tersisa hingga terlewat masa kadaluarsanya. Mari bersama terus pacu gas dalam upaya percepatan vaksinasi agar dapat terbentuk herd immunity dalam masyarakat,” pungkasnya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here