- Advertisement -spot_img
28.9 C
Kudus
Sabtu, 31 Juli 2021
BerandaJeparaJaringan Kedungpane Kendalikan Peredaran Narkoba di Jepara

Jaringan Kedungpane Kendalikan Peredaran Narkoba di Jepara

- Advertisement -spot_img

JEPARA,suaramuria.comKabupaten Jepara menjadi salah satu pusat peredaran narkotika di Jawa Tengah. Ironisnya, peredaran narkoba di Jepara ini dikendalikan oleh narapida di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane Semarang.

Hal ini disampaikan kepala Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jawa Tengah Brigjen Pol Benny Gunawan dalam ungkap kasus tindak pidana narkotika di Pendopo Kabupaten Jepara, Rabu (28/4).

Pada kasus pertama yang terungkap, peredaran narkoba di Jepara ini melibatkan kurir berinisial DS alias Bakso (26) warga Desa Mulyoharjo, Kabupaten Jepara. Tersangka daimankan pada Minggu (28/3) sekitar pukul 15.00 ketika hendak mengedarkan paket sabu.

Tersangka membawa dua paket narkotika jenis sabu yang dimasukan dalam bungkus permen seberat 0,6 gram. Ia diamankan saat hendak mengirimkan paket sabu tersebut menggunakan sepeda motor warna merah dengan Nopol K 3856 RV.

”Dari penangkapan Bakso, petugas melakukan pengembangan dan mendapat informasi adanya transaksi narkotika di sekitar Benteng Portugis,” terangnya.

BACA JUGA : Satpol PP Jepara Amankan Tiga Remaja Mabuk Jamur Tlethong

Saat menuju ke Benteng Portugis, petugas mencurigai gerak gerik seseorang dipinggir jalan, kemudian diamankan dan diinterogasi. Diketahui, ia ternyata dipandu MR (43), warga Kelurahan Tulakan, Kecamatan Donorojo melalui telepon untuk mengambil paket narkotika jenis sabu.

Saat dilakukan penyisiran disekitar lokasi, petugas mendapatkan satu paket sabu seberat 26 gram.

”Sabu diletakkan di sebelah tiang telepon dipinggir jalan. Lalu kami geledah rumahnya terdapat satu alat timbangan, satu pack plastik klip kecil dan satu alat hisap sabu atau bonk serta satu unit HP,” ungkapnya.

Dari pengakuannya, MR diperintah seorang narapidana Lapas Kelas I Kedungpane Semarang bernama Andi Sutiyono alias Ganden (47) untuk mengambil sabu tersebut. Sabu direncanakan diedarkan di wilayah Jepara dan sekitarnya.

Penggagalan Pengiriman

Adapun dari penelusuran di Lapas Kelas 1 Kedungpane, berhasil mengamankan Ganden yang sedang menjalani vonis tujuh tahun.

Peredaran narkotika dengan sasaran Jepara juga diketahui dari penggagalan pengiriman narkoba seberat 101 gram atau senilai Rp 1,3 miliar,  saat perjalanan di jalur Semarang-Yogyakarta.

Kurirnya adalah AI warga Desa Lebak Kecamatan Pakis Aji, dan MM warga Desa Kecapi, Kecamatan Batealit. Keduanya ditangkap berdasarkan laporan masyarakat.

”Kami tangkap saat mereka mengambil sabu yang akan dibawa ke Jepara. Tepatnya di Tol Ambarawa,” ungkap Benny.

Dalam kasus ini, kedua kurir dikendalikan salah satu warga binaan di LP Kelas I Kedungpane Semarang. Hingga sekarang, BNP masih melanjutkan pemeriksaan terkait jaringan yang berhubungan dengan kasus tersebut.

”Selain barang bukti sabu, kami juga berhasil menyita satu kendaraan roda empat dan ponsel,” tuturya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: