Ketua PP Muhammadiyah Haedar nashir (kiri) menandatangani peresmian SM Corner di UMKU, Kamis (24/10/2019). (foto : suaramuria.com)

KUDUS – Budaya literasi di Indonesia perlu terus dipacu. Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir usai meresmikan Suara Muhammadiyah (SM) Corner di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) mengatakan, bangsa ini makin lama harus makin cerdas.

Di tengah dunia medsos saat ini, Haedar mengingatkan jangan sampai bermedsos tanpa literasi yang cukup. “Bangsa yang cerdas ditandai dengan semangat berliterasi,” kata Haedar, Kamis (24/10/2019).

Disebutkan, Peresmiaan SM Corner di UMKU itu, lanjut Haedar, menjadi salah satu cara Muhammadiyah dalam menjaga tradisi literasi di Indonesia. SM Corner di UMKU ini merupakan yang ke-49 di seluruh Tanah Air.

SM Corner berupa toko buku dan produk-produk Suara Muhammadiyah. Semakin banyaknya SM Corner ini, lanjut dia, merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menjaga tradisi literasi.

“Tapi poinnya adalah, Muhammadiyah akan melestarikan SM sebagai media tertua yang lahir tahun 1915. Media massa selain punya fungsi mencerdaskan kehidupan bangsa, juga harus menjadi simbol kemajuan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, kehadiran Haedar Nasir di UMKU sekaligus memberi kuliah umum dan menyaksikan penyerahan izin pembukaan program studi dan pendidikan profesi baru di UMKU.

Penyerahan izin ini dilakukan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jateng, Sugiharto. Program studi dan profesi di UMKU yang baru meliputi Prodi Gizi, Bisnis Digital, Administrasi Rumah Sakit, dan Prodi Teknologi Laboratorium Medis, Prodi Kebidanan, dan Pendidikan Profesi Bidan.

Haedar berharap media memberi dukungan agar UMKU terus berkembang. Diharapkan, UMKU nantinya memiliki kampus di wilayah Pati Raya. Tanpa dukungan media, lanjut Haidar, kiprah UMKU tidak akan terdengar.

“Kerja di universitas itu kan kerja-kerja sepi, tapi kalau kerja di politik itu kan ingar-bingar. Kehadiran perguruan tinggi baik negeri maupun swasta itu sebenarnya kontribusinya besar. Tidak kalah dengan parpol,” katanya. (SRM)

Tinggalkan Balasan