Masa pendukung mengarak calon kades usai pengundian nomo urut di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. (foto : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Panitia pemilihan (Panlih) kepala desa di 115 desa di Kabpaten Kudus telah menetapkan sebanyak 286 calon kepala desa. Nomor urut calon kades juga telah diundi secara resmi, Jumat (1/11/2019).

Sebelumnya ada sebanyak 116 desa yang menggelar Pilkades. Namun, Pilakdes Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus ditunda. Pasalnya, hingga batas akhir hanya ada satu bakal calon yang melengkapi berkas. Semula ada tiga orang yang mendaftarkan diri.

Karena bakal calon kades yang tersisa hanya satu orang, maka Pilkades pun ditunda. Pilkades Undaan Lor kemungkinan akan digelar tahun 2022.

BACA JUGA : Dua Kades Petahana di Kudus Gagal Lolos Tes Tertulis

Kabid Pemerintah Desa (Pemdes) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arif Suwanto mengatakan jika hal itu sudah berakhir setelah ada penjelasan dari Panlih desa.

“Desa yang calonnya hanya dua orang, selain suami istri, memang perlu diantisipasi potensi gesekan antar pendukung. Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP, TNI, dan Kepolisian,” katanya.

Sekretaris Komisi A DPRD Kudus Sutejo mengatakan, Pilkades harus dimaknai dengan suka cita sebagai kompetisi untuk memilih pemimpin yang terbaik. Diharapkan pemimpin baru nantinya mampu memberi perubahan kebaikan terutama kesejahteraan masyarakat di desa.

“Walaupaun ada perbedaan, namun harus dimaknai sebagai upaya mencari pemimpin yang terbaik. Tim sukses untuk mengarahkan pendukungnya untuk menggunakan haknya dengan sebaiknya, dengan tidak menggunakan isu yang tidak baik,” katanya.

Sesuai tahapan, masa kampanye Pilkades berlangsung selama tiga hari mulai 12-14 November. Sementara masa kampanye berlangsung mulai 15-18 November.

Berikut nomor urut masing-masing calon kades yang akan berlaga di Pilkades serentak 19 November mendayang. Data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus. (SRM)

Tinggalkan Balasan