- Advertisement -
Beranda Kudus Hartopo Apresiasi Industri Patuhi PPKM di Kudus

Hartopo Apresiasi Industri Patuhi PPKM di Kudus

- Advertisement -

KUDUS, suaramuria.com – Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi industri dalam menyikapi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). PPKM di Kudus mulai berlaku sejak awal minggu ini.

Hartopo melihat pelaku industri serius membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan.

Hartopo mengatakan, Pemkab Kudus akan mengawal PPKM di Kudus, salah satunya dalam aktivitas industri. Tinjauan lapangan pun sedang digencarkan demi memastikan PPKM berjalan sesuai Surat Edaran Bupati Kudus.

Hartopo bersama unsur Forkopimda meninjau pelaksanaan PPKM di PT. Djarum brak Sigaret Kretek Tangan (SKT) Kaliputu dan Oasis Djarum brak Sigaret Kretek Mesin (SKM), Jumat (15/1/2021) pagi.

BACA JUGA : Pandemi Tak Pengaruhi Pendapatan Pajak Daerah di Kudus

Sebelumnya, Hartopo dan jajaran Forkopimda juga meninjau pelaksanaan PPKM di sejumlah perusahaan seperti PR Nojorono, PT Pura, dan PR Sukun. Hartopo memastikan PPKM di kedua lokasi berjalan sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

Pasalnya, dari kapasitas brak SKT yakni 4000 karyawan hanya diisi 1000 karyawan atau 25 persen. Sedangkan 75 persen karyawan lainnya, untuk sementara berada di rumah.

“Di PT Djarum SKT misalnya. Kapasitas karyawan mencapai 4 ribu orang, kini diisi sebanyak seribu orang karyawan atau 25 persen. Sisanya sebanyak  75 persen di rumah untuk sementara. Artinya sudah memenuhi instruksi Kemendagri, SE Gubernur Jateng dan SE Bupati Kudus,” katanya..

Prokes

Disebutkan, perusahaan di Kabupaten Kudus telah menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) 3M secara ketat. Sebelum memulai kegiatan industri, karyawan diwajibkan cek suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Perketatan protokol kesehatan telah diterapkan. Sebelum masuk, karyawan dicek suhu, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak ditambah lagi di dalam sudah pakai sekat akrilik untuk mencegah penyebaran droplet,” katanya.

Ia juga berpesan kepada para karyawan Djarum untuk selalu menjaga kesehatan dengan disiplin Prokes 3M setiap keluar rumah. Hal tersebut demi mencegah bertambahnya klaster keluarga yang terpapar virus Covid-19.

“Kesehatan kita adalah kesehatan keluarga, untuk keselamatan bersama. Tetap disiplin Prokes 3M, saya doakan semoga semua tetap sehat,” katanya.

PT Djarum dan Oasis Djarum merupakan lokasi keempat yang dikunjungi terkait PPKM. Sebelumnya, Hartopo beserta rombongan telah memantau penerapan PPKM di PR Nojorono pada Selasa (12/1), PR. Sukun pada Rabu (13/1), dan PT. Pura Nusa Persada Divisi Total Security System pada Kamis (14/1).

Dari sekian lokasi yang dikunjungi, semuanya telah mentaati PPKM dengan Prokes 3M dan membatasi 25 persen karyawan yang masuk. (SRM)

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: