PATI, suaramuria.com – Gusdurian yang didukung Polres Pati menggelar pengobatan gratis di Kecamatan Juwana. Meskipun saat ini bencana banjir di wilayah tersebut telah surut, namun pengecekan kesehatan itu dilakukan sebagai upaya pasca banjir.

Dengan dilakukannya pengobatan gratis, diharapkan potensi penyakit yang ditimbulkan saat banjir dapat diantisipasi. Terlebih banjir seringkali berdampak pada tingkat kebersihan lingkungan.

Aksi sosial itu seperti dilakukan di Desa Tluwah, Kecamatan Juwana dan digelar di klenteng Tjong Hok Bio. Masyarakat pun tampak memanfaatkan fasilitas gratis tersebut. Banyak warga khususnya lansia yang datang untuk memeriksakan kesehatan mereka. Pengobatan gratis itupun turut didukung oleh RS Budi Agung Juwana serta Kodim 0718/Pati.

Ketua komunitas Gusdurian Pati, Eddy Siswanto menyebut, bakti sosial yang digelar tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap warga masyarakat. Terlebih warga tersebut usai terdampak banjir beberapa waktu yang lalu.

“Saat banjir kami bersama antara Polri dan TNI juga telah menggelar baksos. Sekarang kami ganti fokus pada pengobatan untuk kesehatan masyarakat pasca banjir,”ujarnya.

Ia menyebut ada sebanyak lebih dari 300 warga yang memanfaatkan pengobatan gratis tersebut. Namun warga diatur kedatangannya sehingga tidak sampai terjadi kerumunan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Antusias warga begitu tinggi untuk menanyakan keluhannya maupun sekadar mengecek kondisi tubuhnya. Mereka datang bergantian, jadi tidak sampai ada kerumunan,”ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat yang turut mendampingi jalannya kegiatan menambahkan, bakti sosial itu digelar lantaran memang muncul cukup banyak keluhan warga terkait kesehatan pasca banjir beberapa waktu lalu.

“Bakti sosial ini tentu sangat membantu masyarakat. Kami juga sempat berbincang kepada warga, sebagian merasa mengalami gangguan seperti asam lambung maupun sakit penyerta lansia. Oleh karenanya kami berterima kasih kepada pihak yang telah memprakarsai kegiatan ini,”ujarnya.

BACA JUGA : Pantau Perkembangan Banjir, Kapolres Terjun Langsung

Sebelumnya, saat musibah banjir yang melanda puluhan desa, Polres Pati bersama komunitas Gusdurian juga sempat menggelar dapur umum. Selama 10 hari berturut-turut, personel gabungan membagikan nasi bungkus siap makan untuk warga korban terdampak banjir.

“Kemarin, dari Polres Pati dan Kodim Pati melaksanakan pembagian makanan pada saat itu. Kami membuka dapur umum, kurang lebih 10 hari, dan membagi-bagikan makanan kepada korban terdampak banjir,”terangnya.(srm)

Tinggalkan Balasan