PATI, suaramuria.com-Penyampaian perkembangan informasi berkait penanganan virus corona (Covid-19) dinilai masih perlu diperbaiki. Kalangan DPRD Pati untuk kali kesekian mengingatkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pati menunjuk juru bicara (jubir) khusus.

“Masyarakat membutuhkan informasi yang lebih gamblang, terutama menyangkut perkembangan kasus Covid-19. Itu bukan berarti membuka identitas diri mereka yang masuk ODP, PDP, dan terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Ketua Komisi D DPRD Pati Wisnu Wijayanto, Kamis (15/4).

Sejauh ini, informasi tentang pergerakan kasus Covid-19 yang sering disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pati Haryanto hanya sebatas pergerakan angka. Penjelasan atas jumlah ODP dan PDP tidak diikuti dengan informasi riwayat penularannya.

BACA JUGA: FIF Pati Relaksasi Kredit Nasabah dan Bagikan Sembako

“Informasi itu penting diketahui masyarakat, termasuk daerah mana saja yang masuk zona merah. Harapannya masyarakat lebih waspada dengan tidak mudah keluar rumah jika tidak untuk kepentingan mendesak,” katanya.

Desakan penunjukan jubir yang dapat menyampaikan secara detail pernah disampaikan pimpinan DPRD dalam rapat koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pati, beberapa waktu lalu. Bahkan, pengangkatan jubir khusus menjadi satu dari tujuh rekomendasi yang disampaikan pimpinan DPRD.

“Memang sudah sering disampaikan DPRD, termasuk pimpinan. Tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut,” tandasnya.

Selain berkait jubir, Wisnu mengaku Komisi D telah menggelar rapat dengan rumah sakit, puskesmas, dan Dinas Kesehatan (Dinkes), Selasa (14/4). Kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan ke puskemas, Rabu (15/4).

Wisnu mengungkapkan, jumlah alat pelindung diri (APD) pegawai rumah sakit dan puskesmas terbatas. Bahkan, di sejumlah puskesmas menggunakan APD yang tidak sesuai standar medis.

Sementara, Sekda Pati Suharyono yang merupakan bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pati seusai rakor dengan pimpinan DPRD menyampaikan jika pihanya telah memiliki tiga juru bicara. Selain Bupati Haryanto selaku ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pati, dirinya dan Wakil Bupati Saiful Arifin selama ini bertindak sebagai jubir.(SRM)

Tinggalkan Balasan