- Advertisement -
Beranda Pendidikan DPRD Pati Usulkan Konsep Zonasi Sekolah Ditinjau Ulang

DPRD Pati Usulkan Konsep Zonasi Sekolah Ditinjau Ulang

- Advertisement -

PATI – Mekanisme zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga saat ini dinilai masih perlu dikaji mendalam. Pasalnya, dalam praktik di lapangan masih dijumpai persoalan yang menyulitkan calon peserta didik baru.


Hal itu kembali terungkap setelah komisi D mengadakan kunjungan ke sejumlah sekolah di Pati kemarin. Dalam sidak itu, sebagian besar kendala yang diketemukan di lapangan diakui banyak bersumber persoalan sistem zonasi.

Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Gabus Suparkin mengaku jika lulusan sekolahnya mengaku kerap kesulitan jika harus meneruskan ke jenjang sekolah menengah atas (SMA) negeri. Pasalnya di Kecamatan Gabus sendiri tidak ada SMA Negeri sehingga mereka harus mencari ke luar daerah.


Dengan konsep zonasi kerapkali diprioritaskan yang memiliki jarak yang lebih dekat dengan sekolah. Inilah yang kemudian membuat siswanya cukup kesulitan untuk mencari SMA Negeri.


“Padahal lulusan kami pun sebenarnya tidak kalah saing dengan siswa lain. Namun karena persoalan jarak akhirnya kesulitan,” terangnya.


Oleh karena itulah pihaknya berharap agar sistem tersebut dapat ditinjau ulang sehingga dapat memudahkan siswa –siswinya. Meskipun dari segi serapan sekolahnya justru lebih banyak diuntungkan.


“Kalau untuk serapan sebenarnya diuntungkan. Bahkan pendaftar sampai berlebihan. Meski begitu kami tetap komitmen untuk tidak membuka rombongan belajar melebihi dari yang sudah ditentukan,” imbuhnya.


Ketua Komisi D DPRD Pati Wisnu Wijayanto mengamini masih adanya sejumlah persoalan dalam sistem zonasi tersebut. Terkait yang dialami lulusan SMP 1 Gabus pun dinilai juga terjadi di sejumlah daerah lainnya. Mengingat masih cukup banyak kecamatan yang belum memiliki SMA sendiri.


“Seperti Sukolilo itu juga tidak punya. Jaraknya cukup jauh pula jika harus ke Kayen,”tambahnya.


Terkait keluhan tersebut pihaknya menyebut akan menampung dan mengusulkannya ke pemerintah pusat. Mengingat kebijakan tersebut dikeluarkan langsung oleh kementrian.


“Belum lagi masih ada sekolah yang kesulitan mendapatkan siswa lantaran cukup banyaknya sekolah negeri di satu zonasi. Seperti SMP di kecamatan kota yang sampai ada delapan titik,”tambahnya.(SRM)

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Tangkal Terorisme Dengan Perkuat Sosialisasi di Tingkat Desa

JEPARA, suaramuria.com - Ditangkapnya terduga pelaku terorisme di Jepara beberapa waktu lalu menjadi keprihatinan tersendiri bagi sejumlah pihak. Kini sejumlah langkah antisipasi juga terus...
- Advertisement -

PWI Pati Gagas Rumah Belajar Daring untuk Pelajar

PATI, suaramuria.com - Keterbatasan fasilitas menjadikan sebagian anak, terutama di daerah pedesaan kesulitan mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19. Kondisi itu...

Ada Jejak Jalur Rempah Dunia di Pati

PATI, suaramuria.com – Kabupaten Pati menjadi simpul jalur rempah dunia. Hal ini terungkap saat Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Tengah bersama Direktorat Pengembangan...

Siswa Dua SMK di Kudus Bawa Jateng Juara Umum Lomba LKS Nasional

KUDUS, suaramuria.com – Pandemi Covid-19 tak menghalangi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kudus berprestasi di tingkat nasional. Dua siswa SMK meraih medali emas...

Related News

Tangkal Terorisme Dengan Perkuat Sosialisasi di Tingkat Desa

JEPARA, suaramuria.com - Ditangkapnya terduga pelaku terorisme di Jepara beberapa waktu lalu menjadi keprihatinan tersendiri bagi sejumlah pihak. Kini sejumlah langkah antisipasi juga terus...

PWI Pati Gagas Rumah Belajar Daring untuk Pelajar

PATI, suaramuria.com - Keterbatasan fasilitas menjadikan sebagian anak, terutama di daerah pedesaan kesulitan mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19. Kondisi itu...

Ada Jejak Jalur Rempah Dunia di Pati

PATI, suaramuria.com – Kabupaten Pati menjadi simpul jalur rempah dunia. Hal ini terungkap saat Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Tengah bersama Direktorat Pengembangan...

Siswa Dua SMK di Kudus Bawa Jateng Juara Umum Lomba LKS Nasional

KUDUS, suaramuria.com – Pandemi Covid-19 tak menghalangi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kudus berprestasi di tingkat nasional. Dua siswa SMK meraih medali emas...

Jelang Pembahasan Anggaran, DPRD Kudus Bedah KUA PPAS APBD 2021

KUDUS, suaramuria.com – Sejumlah urusan wajib seperti kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur akan menjadi fokus utama DPRD Kabupaten Kudus pada pembahasan RAPBD 2021. Hal ini...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: