DPRD Pati Minta Layanan RSUD Diperbaiki
DPRD mengundang pihak terkait saat membahas seputar pelayanan kesehatan dan rumah sakit. (foto : suaramuria.com)

PATI, suaramuria.com – DPRD Pati memberi perhatian serius terhadap RSUD RAA Soewondo. Layanan kesehatan milik pemerintah itu, diminta wakil rakyat untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

“Hampir semua teman-teman di Komisi D menginginkan adanya perbaikan dalam pelaksanaan standar pelayanan di RSUD Soewondo. Bisa dimulai dengan memberi senyuman kepada customer dan memberi penjelasan yang baik atas pertanyaan masyarakat,” ujar Wakil Ketua I DPRD Pati Joni Kurnianto.

BACA JUGA : DPRD Pati Usulkan Konsep Zonasi Sekolah Ditinjau Ulang

Joni yang juga koordinator Komisi D mengemukakan, standar pelayanan rumah sakit telah diatur dalam regulasi sehingga terukur dan harus dilaksanakan semua rumah sakit. Karena itu, dalam rapat yang mengundang RSUD Soewondo dan RSU Fastabiq, baru-baru ini, wakil rakyat menekankan secara khusus standar tersebut.

Joni mengaku, rapat tersebut digelar lantaran adanya persepsi berbeda dalam penanganan pasien di dua rumah sakit tersebut.

Ketua DPRD Pati Ali Badrudin dalam rapat Komisi D tersebut mengemukakan, berdasar penjelasan RSUD Soewondo, sempat ada pasien yang berobat dan hasil diagnosanya tidak memenuhi ketentuan untuk rawat inap.

Dokter memberikan obat dan menyarankan pasien menjalani rawat jalan. Selanjutnya, pasien tersebut berobat ke RSU Fastabiq dan perlu menjalani rawat inap. Silang pendapat tersebut direspon serius DPRD.

Menurut Ali, perlu kajian lebih lanjut atas kondisi tersebut oleh pihak terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) dan organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Sementara, Joni yang menyampaikan rekomendasi rapat Komisi D meminta IDI Pati menggelar rapat tertutup khusus membahas persoalan tersebut. IDI juga diminta melakukan investigasi serta koordinasi dengan RSUD Soewondo, RSU Fastabiq, Dinkes, dan BPJS Kesehatan.

“Karena ada kode etik kedokteran yang dilindungi undang-undang, maka kami tidak dapat masuk dalam ranah itu. Silakan IDI dan Dinkes menyelesaikan secara baik dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” tandasnya.

Joni mengatakan, hasil rapat tersebut sangat dinanti DPRD. IDI dan Dinkes diminta menyampaikan hasil rapat kepada Komisi D DPRD Pati pada Jumat (24/1) siang. (SRM)

Tinggalkan Balasan