- Advertisement -spot_img
26.3 C
Kudus
Sabtu, 22 Januari 2022
BerandaKudusDPRD Kudus Apresiasi Inovasi Mini Fogging, Wakil Rakyat Borong untuk Cegah DBD

DPRD Kudus Apresiasi Inovasi Mini Fogging, Wakil Rakyat Borong untuk Cegah DBD

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Inovasi alat pengasapan mini (mini fogging) yang dibuat Heru Rusiyanto, warga RT 4 RW 1 Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mendapat apresiasi dari wakil rakyat.

Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan, inovasi ini dibutuhkan oleh warga mengingat angka penyebaran demam berdarah dengue (DBD) selalu meningkat selama musim pancaroba saat ini.

Selain itu, alat fogging yang biasa digunakan petugas juga mahal harganya.

“Banyak permintaan fogging dari masyarakat saat angka DBD naik. Selain petugas terbatas, alat fogging yang ada juga mahal. Inovasi fogging mini ini bisa menjadi solusi saat ini,” katanya, Rabu (12/1).

BACA JUGA : Terinsipirasi dari Vape, Heru Rusiyanto Buat Alat Mini Fogging Pembasmi Nyamuk DBD

Data dari Dinkes Kudus menyebutkan, kasus DBD selama 2021 sebanyak 175 kasus. Angka ini lebih tinggi dibandingkan jumlah kasus selama tahun sebelumnya yang tercatat hanya 40 kasus. Sedangkan kasus meninggal dunia tahun 2021 ada tiga kasus.

inovasi mini fogging
Heru Rusiyanto menjajal alat mini fogging hasil inovasi yang dilakukannya di kantor Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kudus, Selasa (11/1). (foto : suaramuria.com/dok)

Seperti diberitakan, Heru Rusiyanto berhasil membuat alat pengasapan mini (mini fogging) yang lebih ringkas dan murah. Alat itu bahkan diminati hingga luar daerah. Heru mulai merintis membuat alat itu sejak 2019 saat masih bekerja sebagai sopir.

Anggaran terbatas yang dimilikinya tak menyurutkana niat Heru membuat alat sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat mencegah DBD.

Harga Minni Fogging

Alat fogging itu dijual Heru seharga Rp 250 ribu per unit. Harga ini jauh lebih murah ketimbang alat foging besar yang harganya dikisaran Rp 20 juta lebih per unit.

“Saya sudah mencoba alat mini fogging ini. Asap dan baunya sama persis dengan alat fogging yang besar. Hasilnya juga efektif untuk menekan jumlah nyamuk. Yang lebih menarik lagi alat ini kecil dan tidak berisik,” katanya.

Setelah mengetes alat tersebut, Masan pun memborong sebanyak 20 unit alat fogging mini buatan Heru. Alat itu rencananya akan dibagikan ke warga untuk mempercepat fogging di kawasan permukiman.

“Saat ini tren penyebaran DBD di Kudus meningkat. Butuh kerja cepat untuk melakukan fogging. Kalau menunggu petugas tentu lama. Inovasi Heru ini akan kami coba manfaatkan untuk melayani masyarakat karena ini sudah urusan nyawa. Tidak bisa ditunggu-tunggu lagi,” katanya.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kudus Muhtamat yang ikut mencoba alat itu juga tertarik dengan alat buatan Heru.

Menurut dia, keberadaan alat fogging mini itu bisa mendorong masyarakat untu mempercepat pemberantasan nyamuk DBD secara mandiri.

“Melihat inovasi ini, kami berharap alat ini segera didaftarkan hak paten untuk melindungi inovasi warga yang sudah dilakukan ini,” katanya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here