dokter mitra bangsa sembuh dari covid-19
Bupati Pati Haryanto bersama jajarannya melakukan komunikasi melalui video conference kepada dokter RS Mitra Bangsa Widi Antono yang dinyatakan sembuh Covid-19.

PATI, suaramuria.com – Seorang dokter sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Pati.  Sebelumnya, dokter RS Mitra Bangsa itu menjalani perawatan di RSUD dr Moewardi Surakarta, selama beberapa pekan.

“Alhamdulillah dokter Widi Antono, yang merupakan pasien positif Covid-19 asal Pati telah dinyatakan sembuh. Hasil swab-nya dua kali dinyatakan negatif,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pati Haryanto di Pendapa Kabupaten Pati, Jumat (24/4).

Sesaat sebelum menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 Haryanto sempat melakukan komunikasi melalui video conference dengan dokter bedah umum yang selama ini berpraktik di Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati itu.

Menurutya, kondisi dokter RS Mitra Bangsa sembuh dari Covid-19 itu telah pulih. Namun ia belum dapat beraktivitas di luar rumah.

BACA JUGA: Wakil Ketua DPRD Pati Serahkan Bantuan Masker untuk Wartawan

“Dokter Widi tetap menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari sesuai prosedur kesehatan bagi pasien Covid-19,” katanya.

Lebih lanjut Haryanto yang juga bupati Pati menjelaskan, dengan sembuhnya dokter Widi maka pasien positif Covid-19 di Pati kini tinggal lima orang. Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 11 orang.

Dokter Widi berjuang melawan penyakitnya itu selama sebulan. Sebelum dirawat di RSUD dr Moewardi Surakarta, dia juga sempat melakukan isolasi mandiri dan dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati.

Pada Maret, dokter Widi sempat terlibat tindakan bedah mata ikan di kaki anggota DPR RI Imam Suroso. Selang beberapa hari wakil rakyat asal Pati itu meninggal dunia di RSUP dr Kariadi Semarang dengan status PDP positif Covid-19.

Kesembuhan jadi Motivasi

Bupati menyatakan, kesembuhan pasien tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk tetap optimistis menghadapi pandemi virus korona. Karena itu, identitas pasien Covid-19 yang sembuh dapat diungkap.

Di luar itu, bupati menjelaskan, satu PDP yang dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati meninggal dunia, Jumat (24/4) pagi. Itu menambah daftar panjang jumlah PDP meninggal dunia menjadi tiga orang.

“Pasien yang meninggal dunia merupakan warga Desa Karaban, Kecamatan Gabus. Sudah dimakamkan sesuai prosedur pemakaman pasien Covid-19. Alhamdulillah warga setempat tidak menolak jenazah,” ungkapnya.(SRM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here