- Advertisement -spot_img
26.9 C
Kudus
Sabtu, 22 Januari 2022
BerandaTerbaruDishub Tutup Pintu Masuk dan Jalan Protokol di Kudus

Dishub Tutup Pintu Masuk dan Jalan Protokol di Kudus

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.com – Sejumlah jalan protokol dan akses masuk ke Kabupaten Kudus ditutup untuk mengurangi aktivitas warga selama pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Kepala Dinas Perhubungan Catur Sulistyanto mengatakan, penutupan sejumlah jalan protokol di Kudus itu untuk membatasi akses warga, terutama di wilayah perbatasan.

Penutupan jalan itu dilakukan mulai Minggu (4/7). “Penutupan akses pintu masuk dan jalan protokol di Kudus ini berdasarkan hasil koordinasi pihaknya dengan Satlantas Polres Kudus dalam menindaklanjuti PPKM Darurat di Kudus,” kata Catur melalui Sekertaris Dinas Putut Sri Kuncoro.

Sejumlah akses pintu masuk yang ditutup yakni di pertigaan Lingkar Ngembalrejo dari arah timur, Tanggulangin dari arah selatan, dan lingkar Jetak dari arah barat.

BACA JUGA : PPKM Darurat di Kudus, Banyak Pusat Kuliner Layani Pembeli Makan di Tempat

Sementara di wilayah kota penutupan terjadi di perempatan Sleko, Polsek Kota, perempatan Baagil pekojan. Di empat titik penutupan ini sebelumnya sudah diberlakukan namun hanya saat malam. Tetapi mulai hari ini hingga (20/7) diberlakukan secara permanen.

“Untuk area kota ini ditutup untuk mengurangi aktivitas warga di sejumlah pusat keramaian di kota. Dan mengantisipasi terjadinya kerumunan masyarakat,” katanya.

Meski ditutup, masyarakat masih bisa mengakses beberapa jalur alternatif. Mengingat penutupan bersifat pembatas. Tidak semua arah. Misalnya seperti di Perempatan Sleko penutupan hanya jalur arah barat saja. Yang menuju alun-alun.

Terjunkan Personel

Kasatlantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega menjelaskan penutupan berlangsung sejak diberlakukan PPKM Darurat, yakni (3-20/7). Yang ditujukan untuk membatasi aktivitas masyarakat agar meminimalisasi penyebaran kasus Covid-19.

Pihaknya menerjunkan sebanyak 15 personil yang bertugas memantau lokasi-lokasi penutupan itu. Mereka patroli keliling dari satu titik ke titik yang lain.

“Selain dari Polres Kudus, petugas gabungan yang diterjunkan juga berasal dari  Dinas Perhubungan hingga Satpol PP. Penutupan itu berlaku selama 24 jam,” ujarnya.

Jika ada yang nekat menerobos, kata Galuh, petugas gabungan tersebut tak akan segan-segan memaksa pengendara putar balik. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here