- Advertisement -spot_img
28.9 C
Kudus
Sabtu, 31 Juli 2021
BerandaTerbaruDesa Meteseh Jadi Pusat Peringatan HKSN Jawa Tengah

Desa Meteseh Jadi Pusat Peringatan HKSN Jawa Tengah

- Advertisement -spot_img

 

Gubernur Memberi Bantuan HKSN
Gubernur Memberi Bantuan HKSN

Rembang, suaramuria.com. Peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) tingkat Provinsi Jawa Tengah kemarin digelar di Desa Meteseh Kecamatan Kaliori. Peringatan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Bupati Rembang H Abdul Hafidz beserta dinas dan instansi provinsi dan kabupaten.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Yusadar Armunanto mengatakan peringatan HKSN dipusatkan di Desa Meteseh karena desa itu merupakan desa binaan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. ”Kebijakan dari Gubernur dan Wakil Gubernur setiap satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) mendampingi desa miskin. Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah memilih Desa Meteseh Kecamatan Kaliori sebagai desa binaan. Dengan menjadi desa binaan ini kami harap bisa mengangkat berbagai potensi yang ada di desa ini,”jelas dia.

Dia juga mengatakan pelaksanaan Peringatan HKSN di Desa Meteseh tahun ini juga dimaksudkan untuk memberi warna lain. ”Selama ini, pelaksanaan Peringatan HKSN dilaksanakan di kota. Tahun ini kami memilih untuk melaksanakan Peringatan HKSN di desa,” terang dia.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz dalam sambutannya berharap peringatan HKSN di desa ini bisa menghasilkan aksi nyata menuntaskan permasalahan-permasalahan sosial. Dia menambahkan pihaknya dalam menuntaskan permasalahan sosial dengan membangun kesejahteraan masyarakat melalui tiga pilar. Yaitu peran serta pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. ”Pemerintah mewujudkannya dengan regulasi, dunia usaha dengan tanggung jawab sosial dan masyarakat dengan peran serta aktif. Dengan semangat gotong royong sesuai peran masing-masing tiga pilar itu, kami harap bisa menuntaskan permasalahan sosial yang ada,” tegas dia.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar HKSN menjadi titik pangkal semua pihak membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Dalam HKSN ini, ada saudara kita yang perlu dibantu. Maka butuh kesadaran kita bersama. Di Rembang, saya pernah mewisuda Program Keluarga Harapan (PKH) dan saya viralkan. Dan ini menjadi contoh yang baik. Butuh budi pekerti yang baik, butuh tepa selira, butuh keadilan di antara kita. Adil itu tidak rata, Pak. Tapi, mereka yang sudah mampu, tidak usah terima lagi” tegas dia.
Dia juga meminta Pemkab , agar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang belum mampu untuk wisuda mendapatkan pendampingan didampingi melalui pemberdayaan masyarakat dengan membuat usaha.

Selain kegiatan upacara,

Peringatan HKSN tingkat Jawa Tengah diisi kegiatan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), plesterisasi RTLH, bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, bantuan alat bantu untuk penyandang disabilitas, donor darah, droping air bersih, bantuan sosial (bansos) lanjut usia terlantar, bansos anak yatim, pemeriksaan kesehatan gratis, stand pameran produk dan pasar murah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: