- Advertisement -spot_img
24.7 C
Kudus
Sabtu, 8 Mei 2021
BerandaJeparaChanos Chanos, Varietas Bandeng Kartini Dikembangkan di Jepara

Chanos Chanos, Varietas Bandeng Kartini Dikembangkan di Jepara

- Advertisement -spot_img

JEPARA, suaramuria.com – Kabupaten Jepara kini memiliki varietas bandeng kartini.  Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara sukses mengembangkan Bandeng Kartini yang merupakan varietas asli dari Jepara.

Ikan dengan nama latin Chanos chanos, diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Kepala BBPBAP Jepara Sugeng Raharjo menyampaikan, pembenihan ikan bandeng kartini  dilakukan di bak milik sendiri dengan perlakukan khusus. Kapasitas produksi yang dihasilkan mencapai 11.750 ekor benih per tahun.

Adapun untuk kolam produksi konsumsi, mampu menghasilkan sekitar 16 ton per tahun.

”Bandeng Kartini ini telah kami lepas ke masyarakat. Saat ini dikembangkan di Desa Ujungwatu dan Clering, Kecamatan Donorojo,” ungkap Sugeng saat menerima rombongan Menteri Kelautan dan Perikanan di tambak milik BBPBAP Jepara, Kamis (29/4).

BACA JUGA : Mangga Hingga Durian Terbaik Jepara Dilombakan

Dia menjelaskan, BBPBAP Jepara selama ini mengeambangkan banyak komoditas perikanan dan kelautan. Selain bandeng, ada pembenihan udang vaname yang menghasilkan sekitar 36 juta ekor per tahun dan pembesaran dengan produksi 276 ton per tahun.

Pembenihan udang windu dengan kapasitas produksi 8 juta ton per tahun. Pembenihan udang putih lokal yang menghasilkan 35 juta ekor per tahun dan pembesaran dengan produksi 10,5 ton per tahun.

Pembenihan lainnya adalah nila salin atau nila payau yang menghasilkan 1,2 juta ekor per tahun.

Sementara itu, pembenihan Kepiting dan rajungan dengan produksi 1 juta ekor per tahun. BBPBAP Jepara juga mengembangkan budidaya rumput laut di tambak seluas 12.000 meter persegi sebnayak empat unit dengan kapasitas prosduksi mencapai 20 ton per tahun.

”Untuk menyuplai kebutuhan pakan, kami juga megembangkan pakan mandiri dengan bahan baku maggot yang juga dibudidayakan sendiri dan warga,” terang Sugeng.

Lihat Langsung

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melihat langsung tambak yang dikembangkan oleh BBPBAP Jepara. Ia juga meninjau langsung produksi maggot dan ikut melakukan penebaran benih kepiting.

Sakti menyampaikan, pengembangan potensi kelautan harus terus dilakukan. Laut menyimpan kekayaan yang menjadi sumber kehidupan bagi manusia.

Pengembangan perikanan adalah salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bersumber dari laut. ”Laut adalah sumber kehidupan manusia,” terangnya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: