rukyat idul adha di jepara
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara Muh Habib. (foto : suaramuria.com)

JEPARA, suaramuria.com – Untuk mencegah kerumunan warga, kegiatan rukyat Idul Adha di pesisir Kabupaten Jepara untuk memastikan datangnya awal bulan Dzulhijjah 1441 Hijriyah, ditiadakan.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara Muh Habib mengatakan, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, potensi terjadinya kerumunan massa termasuk yang harus dihindari.

Muh Habib mengatakan, rukyatul-hilal sudah menjadi agenda rutin tiap tahun. Selama ini, kegiatan rukyatul hilal sering diadakan di Pantai Kartini Jepara. “Namun rukyat Idul Adha di Jepara tahun ini tidak digelar, untuk menghindari kerumunan,” katanya, Selasa (21/7).

BACA JUGA : Kantor Kemenag Jepara Bagikan Ribuan Paket Sembako Zakat

Selama ini, papar Muh Habib, hasil rukyat yang dilaksanakan Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Jepara bersama instansi dan lembaga terkait, hasilnya dilaporkan ke pusat.

Menyosong datangnya Ramadan dan Syawal lalu, lanjut Muh Habib, juga tidak menggelar kegiatan rukyatul hilal. “Untuk hasil penentuan awal Dzulhijah tahun ini, Kami menunggu pengumunan dari Pemerintah Pusat,” kata Muh Habib.

Penyelanggara (Gara) Syariah Kankemenag Kabupaten Jepara, yang juga Ketua BHRD Kabupaten Jepara, Siti Yuliati menambahkan, selain Pantai Kartini, pilihan untuk menggelar rukkyatul-hilal di Pantai Teluk Awur, Kecamatan Tahunan.

Lokasi kegiatan rukyatul hilal tersebut kurang lebih dua kilometer arah selatan Pantai Kartini.

Namun, kegiatan itu tahun ini juga urung dilaksanakan. Muh Habib mengatakan, alasan dibatalkannya kegiatan itu juga karena khawatir memancing kerumunan. Selama ini, kata dia, setiap digelar rukyatul hilal selalu didatangi ratusan orang berjubel ikut melihat suasana.

Hasil Hisab

DIa menambahkan, Selasa Pon (21/7) bertepatan pada 29 Dzulqa’dah. Rukyat untuk memastikan datangnya awal bulan (hilal) Dzulhijjah. Jika hilal tidak nampak, Dzulhijjah disempurnakan 30 hari. Namun, sesuai hasil hisab (perhitungan), 1 Zulhijjah 1441 H, jatuh pada Rabu Wage  (22/7) ini.

Disebutkan, ijtima’ terjadi pada Selasa Pon (21/7) pukul 00.27 WIB, bertepatan 29 Dzulqo’adah 1441 Hijriyah.

Tinggi hilal pada maghrib atau ghurubusy-syams bertepatan pada pukul 17.38 WIB di Jepara adalah 08.01 WIB, sementara lama hilal di atas ufuk 35 menit. Dengan demikian, Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1441 H, jatuh Jumat Pon (31/7) mendatang. (SRM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here