- Advertisement -spot_img
26.9 C
Kudus
Sabtu, 22 Januari 2022
BerandaKudusBupati Pimpin Tim Gabungan Segel 17 Karaoke di Kudus

Bupati Pimpin Tim Gabungan Segel 17 Karaoke di Kudus

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Setelah banyak desakan dari masyarakat, Pemkab Kudus akhirnya menutup paksa lokasi usaha kafe dan karaoke. Sebanyak 17 lokasi usaha kafe karaoke di Kabupaten Kudus disegel tim gabungan Satpol PP, TNI dan Polisi, Senin (8/11).

Bupati Kudus Hartopo yang memimpin langsung penyegelan bersama Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma dan Dandim Kudus Letkol Kav Indarto. Hartopo menegaskan, usaha kafe karaoke secara tegas dilarang.

“Sesuai Perda Nomor 10 Tahun 2015 usaha kafe dan karaoke dilarang. Tapi praktiknya masih ada yang buka. Pengusaha kucing-kucingan dengan petugas. Karena itu hari ini tegas kami segel. Kami juga akan menyurati PLN meminta agar jaringan listrik dicabut saja,” katanya.

BACA JUGA : Karaoke Masih Buka, Puluhan PK Diamankan

Hartopo mengatakan, pihaknya melalui Satpol PP sebelumnya telah mengingatkan agar para pengusaha menutup usaha kafe dan karaoke. Namun dari penyisiran tim gabungan, masih ada usaha kafe dan karaoke yang membuka usahanya.

“Jika nanti ada yang membuka segel ini, kami akan membawa ke ranah hukum. Polres Kudus, termasuk Kodim Kudus sudah siap menegas para pelaku usaha hiburan ilegal ini,” katanya.

Sita Sound System

Kepala Satpol PP Kholid Seif mengatakan, total ada 17 usaha kafe dan karaoke yang tersebar di wilayah Kabupaten Kudus. Dari pemantauan sebelumnya diketahui satu usaha di wilayah Kecamatan Gebog sudah tutup.

“Kami sebelumnya juga sempat menyita sound system dari dua lokasi usaha kafe karaoke. Barang masih kami amankan,” katanya.

Setelah penyegelan ini, pihaknya akan terus melakukan pemantauan. Jika ada pengusaha yang nekat membuka usahanya, pihaknya  tak segan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. “Jika ada yang nekat buka usaha artinya mereka merusak segel kami. Nanti akan ada sanksi tegas,” katanya.

Masih beroperasinya kafe karaoke di Kabupaten Kudus kembali mencuat setelah munculnya kasus pengeroyokan pemuda di salah satu usaha kafe karaoke di Kecamatan Jati. Kasus pengeroyokan itu semakin menguatkan indikasi masih bukanya usaha hiburan ilegal tersebut. Ada kabar sejumlah usaha hiburan itu mendapat “backing” dari aparat. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here