Belasan Rumah di Pati Rusak Diterjang Angin Kencang
Warga dibantu anggota TNI memperbaiki rumahnya yang rusak akibat angin kencang. (foto : suaramuria)

PATI, suaramuria.com – Angin kencang kembali menyebabkan musibah di Kabupaten Pati. Setelah Minggu (1/3), membuat sebuah rumah milik warga Kecamatan Dukuhseti ambruk, kini angin kencang ganti menerjang Desa Mulyoharjo, Kecamatan Kota.

Akibatnya belasan rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Dari pengamatan di lapangan, sebagian besar mengalami kerusakan di bagian atap atau gentingnya. Pasca kejadian sejumlah relawan, anggota TNI dan Polri pun mendatangi lokasi kejadian.

BACA JUGA :Hewan Liar dan Pohon Tumbang Dominasi Gangguan Listrik

Para relawan bersama warga itu terlihat bekerja bakti membersihkan sisa genting yang pecah. Mereka juga bergotong royong mengganti genting yang diterbangkan angin tersebut.

Kepala Desa Mulyoharjo, Kecamatan Kota mengatakan, musibah itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu kondisi memang tengah hujan disertai angin yang cukup kencang. Hingga akhirnya terjadi angin ribut yang menyebabkan belasan rumah di desanya rusak.

“Diantara daerah yang terkena dampak seperti di RT 3, 4, 5, dan 9. Informasi yang terkumpul rumah yang terkena dampak sekitar 14 rumah,” ujarnya.

Diantara belasan rumah itu, dia mengaku ada lima rumah yang kerusakannya cukup parah. Rumah yang mengalami kerusakan didominasi berbentuk limasan. Sebagian besar kerusakan memang ada pada genting atau atapnya.

“Sebagian besar sudah diatasi oleh relawan dan warga. Genting yang mengalami kerusakan itu telah diganti,” terangnya.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Hanya kerugian materiil yang dirasakan oleh warganya. Namun untuk total kerugiannya pihaknya hingga saat ini masih melakukan penghitungan.

“Saat ini masih fokus pada pendataan sehingga belum bisa memperhitungkan total kerugiannya,” ujarnya.

Dari keterangan yang dihimpun di lapangan, kejadian itu berlangsung begitu cepat. Angin tersebut disebutkan berasal dari arah Barat menuju Timur kemudian berbelok ke Utara dan hilang setelah menuju ke Selatan. Meski hanya berlangsung lima menit, namun kerusakan yang disebabkan cukup besar.(SRM)

Tinggalkan Balasan