seni anak suara muria
Anak-anak SDN Muktiharjo 01 tampak begitu ceria saat memainkan pentas dengan lakon Timun Emas di Pusat Kuliner dalam rangkaian pentas akbar GSMS (foto : suaramuria.com)

PATI, suaramuria.com – Pada jaman dahulu cerita anak banyak didongengkan untuk memberikan pesan-pesan kebaikan pada generasi muda.

Sisi moral dari cerita anak itulah yang coba diangkat kembali sebagai media pembelajaran oleh siswa SDN Muktiharjo 01 dalam pentas Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) pada Rabu (20/11/2019).

Anak-anak SD itu membawakan cerita Timun Emas. Namun uniknya dalam lakon yang dibesut Beni Dewa ini pada akhirnya timun emas tak bermusuhan dengan para buto. Sebaliknya timun emas dan para buto bersahabat.

BACA JUGA : Imam Rusono, Difabel Kreatif Sulap Limbah Jadi Wayang

Setelah buto berjanji tidak lagi memakan manusia dan memilih menjadi vegetarian. Timun emas dan teman-temannya pun  tidak pernah mendendam.

Sukardi, kepala SD Muktiharjo 01 mengatakan dipilahnya cerita itu karena memiliki pesan moral yang baik untuk anak-anak. Persahabatan sudah selayaknya diajarkan kepada generasi muda. Dengan begitu mereka akan saling menghargai antar sesama.

“Dulu banyak yang mengajarkan kebaikan lewat dongeng. Untuk itulah kami ingin mengangkat kembali lewat pertunjukkan teater kali ini,”imbuhnya.

Uniknya dalam pementasan tersebut juga digarap dengan mengkolaborasikan antara drama dengan tari dan musik perkusi. Ini menjadi pilihan warna baru dari rangkaian pentas akbar GSMS yang banyak diisi kesenian ketoprak, tari, wayang kulit, barongan, hingga wayang klitik.

Kabid Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Paryanto mengatakan, salah satu tujuan dari digelarnya GSMS ini memang menjadi salah satu pendidikan karakter bagi anak-anak.

“Banyak nilai luhur yang ditunjukkan dari kesenian tradisional. Selain belajar dari sisi kesenian bakat dan minatnya, kami juga ingin pementasan itu tak hanya jadi tontonan namun juga tuntunan,”tambahnya.

Pementasan itu sendiri digelar dari Selasa (19/11) hingga Sabtu (23/11) mendatang. Acaranya digelar di Pusat Kuliner Pati. (SRM)

Tinggalkan Balasan