- Advertisement -
Beranda Terbaru BBWS Siap Bantu Bangun Tiga Embung

BBWS Siap Bantu Bangun Tiga Embung

- Advertisement -

Suaramuria.com – Blora. Bupati Blora Djoko Nugroho meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo membangun tiga embung di wilayah Blora selatan. Selama ini,  para petani di kawasan tersebut sangat membutuhkan air untuk irigasi pertanian terutama saat musim kemarau.

‘’Petani di Kecamatan Randublatung dan Kecamatan Jati sangat membutuhkan air ketika musim kemarau. Kami ingin BBWS Bengawan Solo bisa membangun embung baru di wilayah itu,’’ ujar Bupati Djoko Nugroho saat menerima kunjungan tim BBWS, baru-baru ini.

Menanggapi itu, Kepala BBWS Bengawan Solo Charisal Akdian Manu mengatakan pihak BBWS Bengawan Solo siap membantu pembangunan embung baru asalkan lahan telah disediakan oleh Pemkab.

Dia meminta Pemkab Blora bisa menetapkan titik-titik yang akan dibangun embung. ‘’Pada prinsipnya kami siap membantu,’’ tandas Charisal Akdian Manu.

Bupati mengatakan selama ini petani di kawasan Blora selatan terkenal ulet, tidak mudah menyerah dengan kondisi daerahnya yang tergolong kering dan minim air irigasi pertanian. Sawah tadah hujan yang mereka garap ditanami tanaman jagung ketika musim kemarau.

Mereka memanfaatkan sisa air dari sumur-sumur di tengah sawah untuk menyirami tanaman jagung. Alhasil, Kecamatan Jati berhasil menorehkan prestasi sebagai lumbung jagung di Blora. Jika dibangun embung, niscaya para petani akan semakin dimudahkan dalam bercocok tanam.

‘’Kami sangat mengharapkan dibangun embung di tempat kami,’’ ujar Marno, salah seorang warga Kecamatan Jati.

Sebelumnya, kedatangan tim BBWS Bengawan Solo ke Blora untuk beraudiensi dengan Bupati Djoko Nugroho terkait rencana pembangunan bendung gerak Bengawan Solo di Karangnongko akan dimulai tahun depan dan rampung 2024.

Charisal Akdian Manu mengatakan, tahun ini, proyek itu masuk tahapan review detail desain, review kebutuhan anggaran dan lelang yang rencananya akan dilaksanakan akhir tahun. ‘’Pembangunan bendung gerak Karangnongko sudah direncanakan sejak 2013 namun baru bisa direalisasikan tahun depan,’’ katanya.

Bendung gerak Karangnongko akan dibangun di Bengawan Solo yang memisahkan Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan (Blora) dengan Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo (Bojonegoro). Volume tampungannya akan lebih besar empat kali lipat dibanding bendung gerak Bengawan Solo di Trucuk Bojonegoro yang sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: