Sebuah perahu yang ditambatkan di Sungai tampak terendam air sungai

PATI, Suaramuria.com – Banjir Pati meluas hingga ke wilayah utara. Bila selama ini banjir hanya terjadi di kawasan Pati Selatan, kini sejumlah desa di Kecamatan Dukuhseti juga mulai tergenang air.

Kondisi itu seperti yang terlihat di Desa Dukuhseti, Banyutowo, Ngagel dan Puncel. Sejumlah rumah yang berada di bantaran sungai beberapa kali terdampak banjir. Biyoto, warga Desa Dukuhseti mengakui sejak empat hari terakhir ini air naik ke pemukiman.

“Kalau di Dukuh Kedawung, Desa Dukuhseti ini tadi pagi air kembali naik ke rumah warga. Ketinggian air bervariasi yang masuk ke rumah warga antara 30 hingga 50 sentimeter,”ujarnya.

BACA JUGA : MAN 1 Pati Bantu Korban Banjir di Sembilan Titik

Diperkirakan banjir itu akibat meluapnya naiknya debit air Sungai Alasdowo. Selain membuat sejumlah pemukiman sempat kebanjiran, derasnya air juga membuat perahu nelayan yang tambat di sungai terendam air.

“Banjir juga merendam merendam areal persawahan,”imbuh Biyoto.

Sementara itu, Ketua Tim Relawan SAR Tunggul Wulung, Ali Masadi mengatakan, dampak cuaca ekstrim di Dukuhseti merendam sejumlah desa. Tidak hanya di Dukuhseti, banjir terparah juga merendam puluhan rumah di Dukuh Slempung dan Purbo hingga Desa Banyutowo.

“Kalau Desa Ngagel yang terkena banjir yakni Dukuh Cluwah. Sementara, di Puncel banjir juga merendam Dukuh Ngarengan. Sementara banjir saat ini merendam ratusan hektar areal persawahan. Tanaman padi yang berusia sebulan terendam banjir hampir di semua desa di Dukuhseti,” sambungnya.

Untuk itu, pihaknya berharap tetap waspada jika terjadi hujan deras. Mengingat, saat ini hujan dengan intensitas tinggi masih masih sering terjadi. Sehingga banjir Pati meluas diperkirakan masih bisa terjadi.(srm)

Tinggalkan Balasan