desa mandiri pangan
Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat menebar bibit ikan lele di Desa Mustokoharjo, Kecamatan Kota, Kabupaten Pati, Senin (27/7). (foto : suaramuria.com)

PATI, suaramuria.com – Masyarakat Desa didorong agar dapat mewujudkan desa mandiri pangan, terutama di saat pandemik seperti sekarang ini. Dengan swasembada itu diharapkan dapat membantu masyarakat di tingkat bawah untuk menghadapi masa sulit.

Babinkamtibmas dan Babinsa di Kabupaten Pati disiapkan untuk mewujudkan progam desa mandiri pangan itu.

Kemandirian pangan itu ditekankn Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat saat membantu 10 ribu bibit ikan lele di Desa Mustokoharjo, Kecamatan Kota, Kabupaten Pati, Senin (27/7).

Bantuan itu diharapkan dapat mendukung desa dalam mewujudkan swasembada pangan. Meskipun Polres yang menebar, tapi nantinya akan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Harapannya di masa adaptasi kebiasaan baru ini desa bisa lebih produktif. Sehingga warga dapat bisa bertahan saat pandemic dan kembali produktif,” ujarnya.

BACA JUGA : Polres Pati Dalami Dugaan Penipuan Arisan Online

Pemilihan bibit lele lantaran di Desa Mustokoharjo sebagian masyarakatnya adalah petambak lele. Sehingga ini dinilai sangat tepat. Masyarakat juga bisa memanfaatkan nantinya.

Pemberian bantuan itupun dikatakannya dalam upaya pencanangan ketahanan pangan di tingkat desa. Ketahanan pangan di tingkat desa juga bisa disesuaikan dengan karakteristik daerahnya masing-masing.

“Kami pun tetap berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtimbas agar dapat ikut mendampingi pengembangan ketahanan pangan di tingkat desa,” ujarnya.

Potensi Masyarakat

Sementara itu Dandim 0718/Pati Letkol Inf Letkol Czi Adi Ilham Zamani menilai progam ketahanan pangan di tingkat desa cukup baik. Diakuinya, persoalan pangan seharusnya menjadi masalah serius yang perlu dipikirkan bersama.

Dandim menambahkan, keberadaan Babinsa dan Bhabinkamtibmas diharapkan mampu mengembangkan sumberdaya yang ada di masing-masing wilayah. Menurut dia, potensi masyarakat yang ada di Kabupaten Pati cukup besar.

Ia mencontohkan, jika di wilayah tersebut cukup baik di budidaya lele maka bisa dikembangkan lelenya. Begitu juga potensi lainnya yang ada di desa, maka berpotensi dikembangkan untuk mendukung desa mandiri pangan yang ada di Kabupaten Pati.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pengembangan potensi kemandirian pangan yang ada di masing-masing wilayah di Kabupaten Pati,” katanya.(SRM)

Tinggalkan Balasan