- Advertisement -spot_img
29.9 C
Kudus
Rabu, 22 September 2021
BerandaRembangAwas, Ada Dugaan Penipuan Penyaluran Tenaga Kerja Pabrik Sepatu

Awas, Ada Dugaan Penipuan Penyaluran Tenaga Kerja Pabrik Sepatu

- Advertisement -spot_img

REMBANG, suaramuria.com – Hati hati dengan tawaran bisa memasukkan pekerjaan. Terlebih, apabila tawaran itu disertai dengan harus membayar uang. Hal ini diduga terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Rembang. Beberapa orang diduga telah menjadi korban penipuan dengan dalih bisa memasukkan menjadi karyawan pabrik sepatu di Desa Pasar Banggi.Beberapa orang bahkan sudah menyetorkan uang hingga Rp 10 juta kepada oknum itu.

Kepala Desa Pasar Banggi, Rasno mengaku ada beberapa orang yang mendatanginya untuk menanyakan tentang operasional pabrik sepatu. Setelah ditelisik lebih lanjut, orang yang datang ke rumahnya itu mengaku sudah membayar Rp 10 juta kepada oknum dengan janji bisa memasukkan sebagai karyawan pabrik sepatu.

Pembayaran tersebut ditandai dengan kwitansi yang menyebutkan ”dp masuk sebagai staf pabrik sepatu dengan 100 persen masuk, ga bisa masuk uang kembali utuh”. Dia mengatakan setidaknya ada empat orang yang sudah mengaku membayar dengan nilai sekitar Rp 10 juta ke oknum itu. ”Empat orang itu ada yang dari Desa/Kecamatan Pamotan, Trahan dan Leran Kecamatan Sluke,” jelas dia.

Dia mengaku sempat pula kedatangan orang dari luar daerah yang menanyakan tentang katering di dalam pabrik sepatu. Orang tersebut juga mengaku sudah membayar kepada oknum tersebut dengan janji penyediaan makanan bagi karyawan. ”Karena itu orang dari luar daerah, saya tidak terlalu memperhatikan. Saya justru memperhatikan warga Rembang yang telah membayar dengan janji bisa menjadi karyawan pabrik sepatu itu,” tegas dia.

Dari penelusuran, oknum calo itu diduga bukan warga Rembang. Namun dalam mencari korban pekerja, oknum itu mengandeng satu orang Rembang. Kepada para korban, oknum itu mengaku sebagai manajer pabrik sepatu.  ”Orang Rembang itu yang kemudian mengenalkan oknum itu dengan korban. Hingga kemudian ada transaksi,” kata Rasno.

Dia mengaku sangat menyesalkan adanya dugaan penipuan penyaluran tenaga kerja di pabrik sepatu yang ada di wilayahnya. Dia mengaku akan segera berkomunikasi dengan pabrik sepatu yang ada di wilayahnya untuk mengingatkan. ”Kami berharap warga untuk waspada dan tidak mempercayai hal seperti itu. Kami juga meminta Pemkab dan pihak terkait untuk memanggil pihak pabrik sepatu agar hal seperti ini tidak terulang lagi di masa mendatang,” terang dia. ()

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: