kejuaraan dunia menembak
Anung Satriyo Wibowo (kiri) bersiap menerima penyerahan hadiah Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2020 Minggu sore (foto/dok : suaramuria.com)

REMBANG, suaramuria.com – Petembak asal Desa Sriombo Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Anung Satrio Wibowo bersiap menuju Kejuaraan Dunia Menembak Virtual.

Peraih medali perunggu Sea Games 2019 itu memastikan ke Kejuaraan Dunia Menembak Virtual setelah menduduki peringkat ketiga Kejuaraan Nasional Menembak Kapolri Cup 2020 yang digelar akhir pekan kemarin.

Anung kemarin mengatakan dalam kejuaraan menembak Kapolri Cup itu meraih total nilai 483 di Benchrest Air Rifle Heavy Varmint.

Raihan itu hanya kalah sedikit dibandingkan Supriyanto (Jantim) dan Dody Harsono (Banten) yang sama-sama meraih nilai total 485. ”Persaingan antar penembak sangat ketat. Selisih angka antar penembak juga tidak jauh,” jelas dia.

BACA JUGA : Liga PB Djarum Cari Atlet Terbaik di Tengah Jeda Kompetisi

Dia mengatakan Kejuaraan Nasional Kapolri Cup itu merupakan salah satu agenda rutin yang diikuti penembak-penembak terbaik di setiap provinsi. ”Di setiap provinsi diambil dua terbaik. Saya bersama Izzudin Afif mewakili tim Elite Jawa Tengah,” tegas dia.

Virtual

Dia menjelaskan setelah menduduki peringkat ketiga Kapolri Cup, langsung masuk ke pelatihan nasional menembak untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Menembak Virtual. ”Mulai 27 – 30 Juli ini masuk pelatnas. Kemudian nanti akan diambil dua terbaik di setiap kategori untuk ke kejuaraan dunia,” jelas dia.

Anung menjelaskan pada kejuaraan dunia tahun ini digelar berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena dalam kejuaraan ini, peserta semuanya menggunakan sarana virtual.

”Semua peserta bisa melihat secara live hasil bidikan tembakan dalam kejuaraan dunia yang digelar secara virtual ini,” kata dia.

Dia berharap bisa meraih hasil terbaik di pelatihan nasional menembak. Sehingga bisa masuk menjadi anggota tim Indonesia yang  masuk ke kejuaraan dunia.

”Kami berharap doa dan restu dari masyarakat Rembang agar bisa meraih hasil terbaik di pelatihan nasional. Sehingga bisa mengikuti Kejuaraan Dunia Menembak Virtul yang pertama,” tandas dia. (SRM)

Tinggalkan Balasan