24.2 C
Kudus
Minggu, 29 Januari 2023
BerandaPatiAntisipasi Banjir Susulan, Tanggul Jebol Tambakromo Ditambal Darurat

Antisipasi Banjir Susulan, Tanggul Jebol Tambakromo Ditambal Darurat

- Advertisement -spot_img

PATI,suaramuria.com – Warga bersama relawan mengantisipasi banjir susulan di wilayah Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati dengan menambal tanggil yang jebol secara darurat. Warga dibantu relawan juga telah melakukan penambalan tanggul jebol di Desa Tambahagung, Kecamatan Tambakromo.

Di titik itu tanggul yang jebol sepanjang 15 meter dan lebar 2,5 meter. Warga bersama para relawan menutup tanggul yang jebol menggunakan karung berisi tanah uruk.

Banjir yang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Tambakromo kini berangsur surut. Kini warga pun bergegas melakukan pembersihan pasca banjir. Termasuk melakukan penanganan sementara pada tanggul yang jebol.

BACA JUGA : Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Pastikan Penanganan Terus Dilakukan

Camat Tambakromo Mirza Nur Hidayat mengatakan, jalan Gabus – Tambakromo yang sempat terputus karena genangan air kini sudah bisa kembali dilewati.

“Begitu pula yang di perumahan juga sudah mulai surut. Tinggal yang ada di areal persawahan. Kami melakukan penambalan tanggul yang jebol secara darurat untuk mengantisipasi potensi terjadinya banjir susulan,” ujarnya.

Armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk membantu warga membersihkan lumpur yang menggenangi jalanan.

“Kendalanya memang ada sejumlah warga yang melaporkan kerusakan perabot rumah tangga setelah kebanjiran kemarin,”ujarnya.

Dari data miliknya, khusus untuk Kecamatan Tambakromo ada tujuh desa sempat kebanjiran.Seperti Desa Sinomwidodo, Desa Angkatan Kidul, Desa Angkatan Lor, Desa Tambahagung, Desa Karangawen, Desa Mojomulyo,dan Desa Tambaharjo.

Banjir bandang itu selain sempat menggenangi jalan kampung, pekarangan serta areal persawahan juga turut menerjang rumah warga. Seperti di Desa Sinomwidodo sempat ada 200 rumah yang terendam banjir di dalam rumah dengan ketinggian air 10-15 sentimeter.

“Angkatan Kidul ada 35 rumah, Angkatan Lor 45 rumah, Tambahagung 3 rumah, Karangawen 10 rumah, Mojomulyo 15 rumah,  dan Desa Tambaharjo sebanyak 25 rumah warga. Tapi sekarang ini sudah surut,”tambahnya. (srm)

BACA JUGA  Banjir Tak Halangi Kelenteng Hok Tik Bio Sambut Imlek

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini