26.2 C
Kudus
Minggu, 29 Januari 2023
BerandaKudusAnak-Anak TK Jepang Ini Belajar Jadi Petugas Damkar di BPBD Kudus

Anak-Anak TK Jepang Ini Belajar Jadi Petugas Damkar di BPBD Kudus

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Puluhan siswa taman kanak-kanak (TK) mendadak jadi petugas pemadam kebakaran, Selasa (18/10) pagi. Anak-anak TK Al Amin Jepang ini belajar memadamkan api di kantor BPBD Kabupaten Kudus.

Mereka dikenalkan proses pemadaman kebakaran oleh tim pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus.

Sebelum melihat atraksi tim pemadam kebakaran dari BPBD Kudus memadamkan api yang disulut di sebuah tong berukuran pendek, sekitar 70 anak-anak dari TK Al Amin Jepang, Kecamatan Mejobo, mendapatkan penjelasan dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Junaidi terkait peran dan fungsi tim BPBD dalam penanggulangan bencana.

BACA JUGA : Sentra Kuliner ‘Waroeng Kita’ di Kawasan Menara Kudus Ludes Terbakar

“Para siswa juga kami perlihatkan video edukasi terkait bencana banjir dan bencana alam lainnya, termasuk upaya pencegahannya,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Junaidi.

Ia juga mengajak para siswa untuk tidak membuang sampah secara sembarang. Kepada anak-anak, ia menjelaskan sampah itu bisa mengakibatkan saluran air tersumbat sehingga air tidak mengalir lancar, dampaknya bisa mengakibatkan terjadinya genangan banjir.

Kalaupun banjir terjadi, kata dia, tim BPBD juga sudah siap melakukan penanganan. Sebab petugas memiliki perahu karet serta peralatan pendukung lainnya, termasuk kendaraan untuk evakuasi korban bencana alam.

Cegah Kebakaran

Sementara upaya mencegah kebakaran, dia mengimbau, anak-anak tidak bermain api, termasuk orang dewasa juga harus hati-hati ketika hendak membakar sampah harus dipastikan tidak berdekatan dengan barang-barang yang mudah terbakar.

Siswa juga berkesempatan mempraktikkan cara memadamkan api yang disulut di dalam tong yang terlihat membara.

Kemudian siswa secara berkelompok saling bekerja sama ada yang memegang selang serta ada yang memegang nozzle untuk menyemprotkan air ke titik api hingga padam dengan dipandu petugas.

BACA JUGA  Pemkab Kudus Pangkas Dana TT Covid-19 Rp 65 Miliar

Selain itu, anak-anak juga dijelaskan kegunaan dari sejumlah mobil pemadam kebakaran tersebut dalam mendukung proses pemadaman kebakaran karena ada mobil pemukul yang bertugas memadamkan api dan penyuplai air berguna untuk memasok air untuk mobil pemukul.

Para siswa yang berkesempatan mengunjungi gudang tempat penyimpanan peralatan pendukung, seperti perahu karet plus mesin, tenda pleton dan regu, generator set (genset), pelampung belasan unit, tali carmentel, dan sejumlah alat pendukung lainnya.

Kepala TK Al Amin Jepang Resti Arif Nur Wahyuni mengungkapkan kedatangan siswanya itu dalam rangka outing class atau kegiatan belajar mengajar di luar kelas dengan mengunjungi BPBD yang memiliki tugas penanganan bencana alam, termasuk kebakaran.

Dengan adanya pengenalan tim penanganan bencana dan tim pemadam kebakaran terhadap siswa TK, di berharap, siswa mengetahui tugas dari BPBD Kudus serta tahu upaya pencegahan bencana alam maupun kebakaran. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini