Aliran Listrik Karaoke Diputus

0
listrik karaoke diputus
Sejumlah petugas saat mengawal pemutusan sementara listrik di tempat karaoke. (foto : suaramuria.com)

PATI, suaramuria.com – Aliran listrik karaoke di Kabupaten Pati diputus sementara. Tindakan tegas itu dilakukan lantaran disinyalir sejumlah karaoke masih saja buka meski di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Aksi pemutusan aliran listrik itu dilakukan pada Selasa (13/7) kemarin. Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) didampingi Polsek Kota tampak mengawal proses pemutusan sementara aliran listrik tersebut.

Kepala Satpol PP Sugiyono mengatakan, aksi tegas itu sebagai tindak lanjut untuk mendukung PPKM Darurat serta upaya mencegah dan menekan kasus Covid-19 di Kabupaten Pati.

Terlebih disinyalir sejumlah tempat karaoke masih nekat buka di saat PPKM darurat saat ini. Padahal dalam aturan PPKM darurat dengan tegas menyebut jika usaha karaoke harus ditutup.

“Sebanyak 50 tempat karaoke dan hiburan malam yang disinyalir tempat berkerumun kami putus sementara aliran listriknya. Baik untuk fasilitas hotel maupun tempat lain yang belum berizin. Kami upayakan pada Selasa (13/7) ini pemutusan 50 tempat itu selesai dilakukan,”tambahnya.

BACA JUGA : Razia Karaoke, Polisi Temukan Dua PK Dibawah Umur

Aliran listrik karaoke diputus sementara itu, ujar Sugiyono, rencananya akan dilakukan selama PPKM darurat saat ini. Jika PPKM darurat diperpanjang, maka pihaknya juga mengaku siap mengikuti pemerintah pusat.

“Kami siap satu komando dengan pusat,”tegasnya.

Terkait kemungkinan upaya pengelola tempat karaoke yang mengakali dengan genset, pihaknya mengaku tak akan menyerah. Terlebih saat ini petugas juga telah memiliki tim operasi yustisi.

“Tim tersebut tetap akan melaksanakan operasi yustisi. Bila didapati masih ada yang nekat melanggar tentu akan kami tindak dengan aturan yang ada,”tegasnya.

Kucing-kucingan

Seperti pada Sabtu (10/7) kemarin operasi gabungan juga dilakukan. Hasilnya ada karaoke yang nekat kucing-kucingan buka. Hasilnya ada 25 orang yang terjaring. Tiga pengelola serta 22 pemandu karaoke serta pengunjung karaoke.

“Untuk pengelola akan dilakukan tindak pidana ringan dan akan disidangkan. Sementara pengunjung maupun pemandu karaoke didenda sesuai aturan,”tegasnya.

Sementara itu Kapolsek Kota Iptu Aris Pristianto menyebut pihaknya akan turut membackup sesuai dengan kebijakan dari pemerintah. Aksi pemutusan sementara aliran listrik itu dimaksudkan untuk memutus Covid-19 yang memang masih tinggi.

“Salah satu indikasi karaoke memang masih buka walaupun kucing-kucingan,”terangnya.(srm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here