- Advertisement -spot_img
29.9 C
Kudus
Rabu, 22 September 2021
BerandaKudusAksi Kapolres dan Dandim Kudus Borong Dagangan PKL Agar Segera Pulang

Aksi Kapolres dan Dandim Kudus Borong Dagangan PKL Agar Segera Pulang

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.comKapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma dan Dandim Kudus Letkol Kav Indarto yang melakukan pemantauan PPKM Darurat, Jumat (17/7) panen keluhan pedagang yang dagangannya tak laku. Ingin pedagang segera menutup usahanya, keduanya pun memborong dagangan pedagang makanan yang belum laku.

Para pedagang makanan di Kabupaten Kudus masih banyak yang berjualan hingga lebih dari pukul 20.00 WIB selama pelaksanaan PPKM Darurat. Mereka mengeluhkan sepi pembeli karena banyak jalan ditutup dan lampu jalan umum yang dipadamkan.

Kapolres dan Dandim Kudus mendatangi pedagang makanan yang masih terlihat berjualan di Jalan Kudus – Jepara diatas pukul 20.00 WIB. Keduanya langsung menghampiri dan mengimbau pedagang nasi bungkus supaya mematuhi aturan PPKM Darurat.

BACA JUGA : Polres Sosialisasikan PPKM ke PKL Lewat Baksos

Sesuai dengan aturan yang berlaku, kata Kapolres, pedagang makanan dilarang melayani makan di tempat. Selain itu, ia juga mengimbau pedagang untuk menutup warung karena sudah melebihi batas waktu yang ditentukan.

Mendengar hal itu, pedagang pun mengeluh bahwa dagangannya belum habis. Akhirnya, Kapolres dan Dandim Kudus memborong dagangan yang belum terjual agar pedagang  bisa segera menutup usahanya.

Bagi-bagi Sembako

Tak hanya memborong makanan, keduanya juga membagikan bantuan sembako untuk para PKL. Makanan  yang diborong kemudian dibagikan untuk orang yang membutuhkan salah satunya kepada tukang becak.

“Saat ini kan lagi masa pandemi otomatis kita juga mengimbau masyarakat. Mereka boleh buka, dengan catatan take away saja. Namun, kita juga paham omzet mereka juga mungkin sehari-hari turun,” imbau Kapolres.

Eko, salah seorang pedagang mengapresiasi langkah persuasif aparat penegak hukum di Kudus itu.

Menurutnya, banyaknya pembatasan yang diberlakukan selama PPKM Darurat harus diimbangi dengan solusi yang diberikan kepada masyarakat terdampak.

Pedagang angkringan di Jalan – Kudus Pati itu mengaku biasanya buka hingag dini hari. Namun karena ada PPKM Darurat, ia mengaku siap mematuhui aturan buka hingga pukul 20.00 WIB.

“Beruntung hari ini dagangan diborong habis. Kami juga mendapat bantuan sembako,” katanya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: