- Advertisement -spot_img
23.8 C
Kudus
Selasa, 29 November 2022
BerandaKudusAda Temuan Baru Fosil Gajah Purba, Koleksi Museum Patiayam Bertambah

Ada Temuan Baru Fosil Gajah Purba, Koleksi Museum Patiayam Bertambah

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Koleksi Museum Situs Purbakala Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus bertambah menyusul adanya temuan baru lagi fosil fragmen gajah purba.

Koordinator Museum Situs Purbakala Patiayam Moh Jamin mengatakan, temuan dan penyelamatan fosil dilaporkan warga ada di dua lokasi terpisah.

Jamin mengatakan, dua lokasi penemuan fosil tersebut barada di Dukuh Mpulawang, Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo, Pati serta di perbukitan Slumprit, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus.

BACA JUGA : Hartopo Ingin Museum Patiayam Berkembang Seperti Sangiran

“Untuk temuan di wilayah Pati telah kami  lakukan penyelamatan pada Minggu (25/9) dan satu hari selesai,” katanya.

Untuk temuan fosil di Desa Terban, tim Museum Patiayam melakukan ekskavasi pada Senin (26/9). “Proses penyelamatan dibantu tim ahli dari Sangiran. Keduanya merupakan laporan dari warga sekitar,” katanya.

Dari dua alokasi itu, tim menemukan sejumlah fragmen tulang belakang dan tulang rusuk sejenis Gajah Purba atau Stegodon.

“Proses pengangkatan harus menggunakan bahan kimia. Kami menggunakan polyeruthane untuk pengamannya,” katanya.

Tak hanya itu lokasi tempat penemuan juga menjadi kendala tersendiri. Terlebih medannya relatif cukup sulit untuk dapat naik ke lokasi penemuan.

“Hal menariknya, temuan di Desa Terban itu diperkirakan masih terkait temuan gading purba pada Agustus lalu. Diperkirakan di titik tersebut ada satu individu gajah. Mengingat koordinatnya sama. Perkiraannya pun masih ada lagi disana,”terangnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya mengaku akan membuat laporan tindak lanjut ke Dinas terkait. Pasalnya untuk proses penggalian juga dibutuhkan dukungan anggaran.

“Kalau perkiraan usianya sekitar 700 ribu hingga 1,5 juta tahun yang lalu,” terangnya.

Sementara untuk fragmen yang telah ditemukan itu kini telah dibawa ke Museum Situs Purbakala Patiayam. Fosil itu kini dalam tahap pengerasan agar tidak mudah rusak serta dilakukan konservasi.

BACA JUGA  Duh.. Seorang Perawat di Kudus Positif Covid-19

“Prosesnya baru sekitar 40 persen,” ujarnya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini