beasiswa bank indonesia
Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Suparnyo meneken MoU dengan Bank Indonesia. (foto/dok : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) mendapatkan beasiswa dari Bank Indonesia (BI). Beasiswa ini menjadi berkah bagi mahasiswa di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Wakil Rektor III UMK Rohmad Winarso mengatakan, mereka yang mendapatkan beasiswa BI harus memenuhi beberapa kriteria. Penilaian paling banyak dilihat dari prestasi hingga keikutsertaan mahasiswa dalam program hibah atau sejenisnya dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Ada faktor lain juga, seperti indeks prestasi komulatif (IPK), penghasilan orang tua dan aktif tidaknya mahasiswa di organisasi kampus,” katanya.

BACA JUGA : UMK Buatkan Mesin untuk Perajin Mainan Tradisional

Sebelum terpilih 50 mahasiswa penerima beasiswa, lanjut dia, pihaknya telah mengumumkan adanya peluang beasiswa dari BI tersebut. Total sebanyak 540 mahasiswa mendatar.

Mereka kemudian menjalani seleksi awal hingga terpilih sebanyak 80 orang. “Selanjutnya ada seleksi wawancara dan akhirnya terpilih sebanyak 50 mahasiswa yang akan mendapatkan beasiswa tersebut,” katanya.

Winarso menambahkan, karena dari pihak BI juga memberikan kuota beasiswa sebesar 50 mahasiswa. Sehingga perlu ada seleksi yang terbuka dan transparan untuk nenentukan siapa yang akan menerima beasiswa.

“Seleksi sudah dilakukan sejak Februari, cukup lama, semua dilakukan secara online, karena saat pandemi,” katanya.

Pelatihan dari BI

Beasiswa ini tentunya akan sangat membantu mahasiswa, apalagi saat pandemi seperti saat ini. Selain itu, mereka yang mendapatkan beasiswa tidak hanya karena tidak hanya uang saja yang diterima, melainkan juga pelatihan-pelatihan yang difasilitasi oleh BI.

Dirinya berharap, beasiswa yang didapatkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena tidak semua mahasiswa bisa mendapatkannya. Untuk itu, penerima beasiswa harus terus meningkatkan kemampuan diri agar lebih baik kedepannya.

Sementara itu, penerima beasiswa BI Hilmatul Lailin Nisfah mengaku merasa senang dengan adanya beasiswa tersebut. Karena bisa membuatnya terus berusaha untuk meningkatkan diri dan meraih prestasi.

“Merasa terhormat juga, karena dapat beasiswa dari bank sentral Indonesia, cocok dengan studi saya, akuntansi,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mengaku senang karena mendapatkan networking dari banyak mahasiswa lain. Karena penerima beasiswa BI ada organisasinya, yakni Generasi Baru Indonesia (GenBI). Kegiatannya bisa melatih softskill, sehingg akan bermanfaat bagi dirinya.(SRM)

Tinggalkan Balasan