27.9 C
Kudus
Minggu, 24 September 2023
BerandaKudus2 Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kudus Terbukti Langgar Tatib dan Kode Etik

2 Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kudus Terbukti Langgar Tatib dan Kode Etik

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Dua anggota Fraksi Gerindra DPRD Kudus terbukti melanggar tata tertib (tatib) dan kode etik DPRD. Badan Kehormatan (BK) DPRD Kudus merekomendasikan dua anggota Fraksi Gerindra yang langgar tatib dan kode etik untuk diberhentikan.

Kedua anggota Fraksi Gerindra yang terbukti langgar tatib dan kode etik yakni Sulistyo Utomo dan Sandung Hidayat.

Sementara dua anggota Fraksi Partai Gerindra lainnya Abdul Basyidh Shidqul Wafa dan Zaenal Arifin mendapat sanksi teguran tertulis.

BACA JUGA : Kisruh Usulan PAW Belum Reda, 4 Anggota Fraksi Gerindra Ganti Diadukan ke BK

Rekomendasi itu dibacakan Wakil Ketua BK DPRD Kudus Sayid Yunanta usai rapat paripurna penjelasan bupati Kudus tentang RAPBD 2023, Senin (31/10).

Sayid mengatakan, BK menerima aduan dawi Muhammad Asnawi, warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, 17 Juni 2022. Asnawi mengadukan empat anggota Fraksi Partai Gerindra dengan dugaan pelanggaran tata tertib dan kode etik.

Keempat anggota Fraksi Partai Gerindra itu masing-masing Sulistyo Utomo, Sandung Hidayat, Abdul Basyidh Shidqul Wafa, dan Zaenal Arifin.

“Aduannya terkait indispliner, mangkir ketidakhadiran enam kali berturut-turut dalam rapat paripurna atau rapat alat kelengkapan dewan,” katanya.

Penuhi Syarat

Karena laporan itu memenuhi syarat, maka BK atas disposisi pimpinan DPRD menggelar rapat. BK telah memanggil pelapor dan terlapor untuk diverifikasi. Hasil verifikasi itu kemudian dicocokknya dengan data Setwan DPRD Kudus.

Dari rangkaian pemeriksaan itu, BK menemukan Sulistyo Utomo terbukti tidak hadir dalam rapat paripurna dan alat kelengkapan sejak 8 September hingga 15 Oktober 2021 sebanyak 18 kali berturut-turut. Sandung Hidayat terbukti mangkir pada 9 Agustus hingga 30 agustus 2021 sebanyak delapan kali berturut-turut.

BACA JUGA : Dongkrak PAD, Fraksi Gerindra Desak Aset Mangkrak Dimanfaatkan

BACA JUGA  Anggaran Dipangkas, Proyek Fisik Mandek

Sementara itu, Abdul Basyidh Shidqul Wafa terbukti mangkir sejak  8 Oktober hingga 11 Oktober 2021 sebanyak lima kali berturut-turut. Terakhir, Zaenal Arifin terbukti mangkir sejak 8 Oktober hingga 15 Oktober 2021 sebanyak lima kali berturut-turut.

Atas temuan itu, BK merekomendasikan agar Sulistyo Utomo dan Sandung Hidayat diberhentikan antarwaktu. Keduanya terbukti melanggar tatib dan kode etik dengan mangkir tanpa alasan yang sah padarapat paripurna dan alat kelengkapan dewan lebih dari enam kali berturut-turut.

“Untuk dua terlapor lainnya, BK merekomendasikan menjatuhkan sanksi Abdul Basyidh Shidqul Wafa dan Zaenal Arifin sanksi berupa teguran tertulis,” katanya.

Rapat Pimpinan

Ketua DPRD Kudus Masan menerima laporan itu dan akan menindaklanjuti pada rapat pimpinan.

“BK sudah melaksanakan tugasnya sekaligus melaporkan dalam rapat paripurna. Setelah itu pimpinan DPRD akan menindaklanjuti,” katanya.

Menanggapi laporan BK itu, Wakil Ketua DPRD Kudus Sulistyo Utomo menegaskan akan melawan. Sulis yang juga ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kudus akan melaporkannya ke DPP Partai Gerindra.

“Karena kebijakan partai kami top down, maka kami akan melapor dulu ke DPP sekaligus meminta petunjuk. Secara pribadi saya akan melawan keputusan ini. Rekomendasi BK banyak kejanggalan, saya punya bukti-bukti-bukti kuat,” katanya.  (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini