- Advertisement -spot_img
29.9 C
Kudus
Rabu, 22 September 2021
BerandaKudus100 Pelaku UMKM Kudus Rambah ‘Digital Entrepreneur’

100 Pelaku UMKM Kudus Rambah ‘Digital Entrepreneur’

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Sebanyak 100 pelaku UMKM di Kabupaten Kudus mulai merambah kewirausahaan digital atau digital entrepreneur. Mereka mendapat pelatihan khusus selama dua hari dari Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelilitan (BPSDMP) Kominfo Yogyakarta.

Hadir pada pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) itu Bupati Kudus Hartopo, Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta Dzulkarnain, dan Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo Hary Budiarto.

Dalam sambutannya, Hary Budiarto  mengatakan penguasaan digital entrepreneurship bagi para pelaku UMKM merupakan syarat mutlak. Apalagi untuk menghadapi era revolusi industri 4.0.

“Sasaran program ini adalah mencetak talenta digital di bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul untuk menghadapi era revolusi industri 4.0,” katanya, Senin (13/9).

BACA JUGA : Pendanaan Pertamina Angkat UMKM di Tengah Pandemi

Ia mencontohkan, pelaku UMKM harus dapat mengikuti era baru dalam bertransaksi. Salah satu fenomena memasuki era baru tersebut tampak dari transaksi e-commerce yang cenderung meningkat.

Kondisi ini memberikan kesempatan bagi pemula untuk turut serta memanfaatkan teknologi untuk kegiatan ekonomi.

Bupati Kudus Hartopo berharap pelatihan ini memberi wawasan baru bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kudus. Kebutuhan digital dalam pengembangan usaha memang tak terpisahkan.

Hartopo megatakan bahwa kegiatan tersebut mengandung dua misi yang berkesesuaian dengan misi kabupaten Kudus.

“Misi pertama yakni mewujudkan masyarakat Kudus yang berkualitas, Kreatif, Inovatif, dengan memanfaatkan teknologi dan multimedia. Yang kedua memperkuat ekonomi kerakyatan yang berbasis keunggulan lokal dan membangun iklim usaha yang berdaya saing,” katanya.

Potensi Besar

Hartopo juga mengatakan bahwa potensi UMKM di Kabupaten Kudus sangat besar. Saat ini Kudus memiliki hampir 16.000 pelaku UMKM.

“Jumlah ini tentunya diharapkan mengalami peningkatan tiap tahunya. Hanya saja harus kita akui bahwa munculnya pandemi covid-19 telah menekan laju pertumbuhan tersebut,” imbuhnya.

Hartopo mengatakan, tingkat literasi digital masyarakat harus terus ditingkatkan. Penggunaan sosial media ataupun platform online sebagai sarana pemasaran harus didorong agar transaksi yang terjadi tidak sebatas lokal, namun bisa menembus ke luar daerah hingga pasar internasional.

“Sudah saatnya pelaku UMKM bertransformasi dan terjun ke dunia digital entrepreneur untuk memperluas jaringan pasar produknya,” katanya.

Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta Dzulkarnain menambahkan, pelatihan digelar selama dua hari dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Waktu penyelenggaraanya mulai tanggal 13-14 September 2021 dengan protokol kesehatan yang ketat. Jumlah peserta sendiri sebanyak 100 orang yang terdiri dari berbagai pelaku UMKM,” katanya. (srm)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: